Nvidia kembali menarik perhatian pasar setelah laporan keuangannya melampaui ekspektasi analis. Sebagai bagian dari “Magnificent Seven”, perusahaan chip AI ini terus menjadi sorotan bersama perusahaan teknologi raksasa lainnya. Meskipun demikian, fokus terlalu banyak pada satu saham seperti Nvidia dapat membawa risiko tinggi bagi investor pemula.
David Krakauer dari Mercer Advisors menyarankan agar minat pada Nvidia disertai dengan strategi investasi yang lebih luas. Menurutnya, jika kekuatan fundamental Nvidia menarik, investor sebaiknya juga mempertimbangkan saham lain dengan karakteristik serupa untuk menjaga potensi keuntungan tanpa risiko berlebihan. Krakauer menekankan pentingnya mempertimbangkan berbagai faktor seperti profitabilitas, valuasi, dan momentum dalam pemilihan saham.
Ia menyarankan untuk tidak terpaku hanya pada satu saham, melainkan mengombinasikan beberapa saham serupa untuk mencapai keseimbangan antara peluang dan risiko. Dengan demikian, investor dapat lebih bijaksana dalam mengelola portofolio investasi mereka. Langkah ini dianggap lebih strategis dan dapat membantu mengurangi risiko yang mungkin timbul.





