Tren membekukan nasi sebelum dikonsumsi belakangan ini tengah menjadi sorotan warganet. Banyak yang mengemas nasi dalam plastik atau kertas, lalu memasukkannya ke dalam freezer sebelum dipanaskan kembali sebelum disantap. Pendapat mengenai nasi dingin ini pun beragam, ada yang menganggapnya lebih praktis dan memudahkan, namun tak sedikit pula yang meyakini bahwa nasi yang didinginkan dapat menurunkan kadar kalori sehingga dianggap lebih sehat.
Namun, apakah benar nasi yang didinginkan memiliki kalori yang lebih rendah? Menurut praktisi kesehatan dr. Dion Haryadi, nasi yang didinginkan memang memiliki kandungan pati resisten yang lebih tinggi. Hal ini dapat memperlambat lonjakan gula darah saat nasi tersebut dikonsumsi. Proses pendinginan nasi dapat meningkatkan jumlah pati resisten yang terkandung di dalamnya. Semakin tinggi kandungan pati resisten, maka semakin lambat pula lonjakan gula darah yang terjadi saat nasi tersebut dikonsumsi karena pati tersebut tidak dapat dicerna oleh tubuh.
Dengan demikian, nasi yang didinginkan dapat memberikan manfaat tertentu dalam hal mengontrol lonjakan gula darah saat dikonsumsi. Namun, hal ini tentu saja juga perlu disesuaikan dengan pola makan dan kebutuhan nutrisi dari masing-masing individu. Jadi, pilihan mengonsumsi nasi yang didinginkan atau tidak sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing.





