Prabowo Targetkan 18 Proyek Hilirisasi Jalan 2026

by -49 Views

Pemerintah Indonesia bersiap-siap untuk memulai 18 proyek hilirisasi berbagai sektor pada tahun 2026. Proyek-proyek ini saat ini sedang dalam tahap kajian oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, target ini merupakan arahan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto. Rencana ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru sebanyak 270 ribu, dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Proyek-proyek hilirisasi ini mencakup sektor perikanan, pertanian, energi, dan tambang, dengan total nilai investasi lebih dari Rp 600 triliun. Sebagian besar proyek (67%) akan berlokasi di luar Pulau Jawa untuk mendorong pembangunan yang lebih merata di seluruh Indonesia. Pemerintah juga fokus pada pengembangan Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk memenuhi kebutuhan energi domestik. Dengan target konsumsi LPG mencapai hampir 10 juta ton per tahun pada 2026, diperlukan langkah-langkah strategis seperti membangun industri dalam negeri.

Salah satu upaya pengurangan impor adalah melalui 18 proyek hilirisasi yang direncanakan, antara lain Industri Smelter Aluminium, Industri DME, Industri Aspal, dan lainnya. Dengan investasi sebesar Rp 600 triliun, proyek-proyek ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan perekonomian di sektor-sektor tertentu. Pemerintah menargetkan selesainya tahap pra-Feasibility Study (FS) pada tahun ini dan siap meluncurkan proyek-proyek ini pada tahun 2026.

Source link