Pendakwah muda Taqy Malik akhirnya memberikan penjelasan terkait kontroversi penggalangan dana untuk sebuah masjid yang sedang ramai diperbincangkan. Beberapa tudingan mengatakan bahwa ia menggunakan narasi “masjid akan dirobohkan” sebagai alasan untuk mendapatkan donasi, namun Taqy menegaskan bahwa hal tersebut hanyalah clickbait belaka. Dia secara jujur mengakui bahwa masjid tersebut tidak akan dirobohkan dan tidak ada niat untuk menyesatkan publik atau memanfaatkan situasi genting masjid hanya untuk mendapatkan simpati belaka. Taqy juga mengakui adanya kesalahan dalam proses dakwahnya dan mengatakan hal ini dalam sebuah podcast bersama Arie Untung di saluran YouTube Cerita Untungs.
Dalam penjelasannya, Taqy menyampaikan bahwa tindakannya terlalu tergesa-gesa dan mengakibatkan kesalahan yang tidak terduga. Dia merasa bahwa ini adalah pembelajaran berharga baginya untuk mengoreksi kesalahan yang telah terjadi. Taqy juga secara tegas meminta maaf jika cara penyampaian narasi tersebut telah menimbulkan respon negatif dari banyak pihak. Ia menegaskan bahwa niat sejatinya adalah agar masyarakat lebih peduli terhadap kondisi masjid tersebut, bukan untuk menciptakan polemik atau menyalahgunakan kepercayaan orang lain. Semua ini dia sampaikan dengan penuh tanggung jawab di hadapan publik.
Intinya, Taqy Malik telah memberikan klarifikasi atas kontroversi yang terjadi seputar penggalangan dana untuk masjid. Dia menegaskan bahwa tidak ada niat buruk dalam tindakannya dan berharap agar masyarakat dapat lebih memahami tujuan baik yang ingin dia capai melalui kegiatan tersebut.





