Israel Serang Negara Arab Tetangga, 4 Warga AS Tewas

by -217 Views

Serangan udara Israel di Lebanon selatan pada Minggu (21/9/2025) menewaskan lima orang, termasuk empat warga negara Amerika Serikat (AS) yang terdiri atas seorang ayah dan tiga anaknya. Pemerintah Lebanon menyebut insiden ini sebagai sebuah “pembantaian” terhadap warga sipil. Militer Israel mengonfirmasi serangan tersebut di kota Bint Jbeil, dengan klaim berhasil menewaskan seorang operator Hizbullah. Namun, korban sipil juga ikut menjadi sasaran dalam serangan tersebut.

Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri, mengungkapkan bahwa seorang ayah dan tiga anaknya yang berkewarganegaraan AS tewas dalam serangan tersebut. Sang ibu dilaporkan selamat namun dalam kondisi kritis. Media resmi Lebanon, NNA, melaporkan bahwa sebuah drone menembakkan dua rudal ke arah sepeda motor dan sebuah mobil Mercedes, menyebabkan kematian sejumlah korban. Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, mengutuk keras serangan ini sebagai “pesan intimidasi” bagi warga sipil.

Adapun dalam responsnya, Presiden Lebanon, Joseph Aoun, yang tengah berada di New York menghadiri Sidang Umum PBB, mengecam Israel atas pelanggaran resolusi internasional. Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) juga menyatakan keterkejutan dan kemarahan atas tewasnya tiga anak dari keluarga yang sama dalam serangan tersebut. Serangan terbaru Israel ini terjadi walaupun adanya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah yang difasilitasi oleh AS. Meski demikian, operasi militer Israel di wilayah Lebanon terus berlanjut.

Serangan ini juga terjadi beberapa hari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut “kemenangan-kemenangan Israel di Lebanon melawan Hizbullah” telah membuka jalan bagi pembicaraan damai dengan Suriah. Ini menjadi peristiwa yang mengundang reaksi keras dan kecaman dari berbagai pihak, termasuk komunitas internasional dan organisasi kemanusiaan. Tindakan Israel ini dianggap menciptakan ketegangan lebih lanjut di kawasan Timur Tengah yang sudah rentan konflik.

Source link