Data neraca dagang dan inflasi China yang cenderung menguat, serta rilis data inflasi Amerika Serikat yang meningkat, menjadi faktor-faktor penting yang memengaruhi pasar keuangan. Harapan pemangkasan suku bunga the Federal Reserve (the Fed), suntikan perbankan Himbara sebesar Rp 200 triliun, dan penguatan komoditas emas global juga turut berkontribusi dalam dinamika pasar saham. Meskipun demikian, frekuensi dan volume transaksi harian mengalami penurunan selama sepekan terakhir. Investor asing melakukan aksi jual saham mencapai Rp 6,59 triliun, dengan total pelepasan saham mencapai Rp 61,72 triliun sepanjang tahun 2025. Sementara itu, nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia mengalami peningkatan sebesar 7,6% menjadi Rp 19,42 triliun.
Investor Asing Dijual Saham Rp 6,59 Triliun Sepanjang 8-12 September 2025





