Wabah Rabies Meluas di Thailand – Ancaman bagi Manusia

by -168 Views

Wabah rabies telah melanda Thailand dan membuat Departemen Peternakan Thailand menetapkan sebagian wilayah Bangkok dan Samut Prakan sebagai ‘zona epidemik’. Larangan pergerakan anjing, kucing, dan mamalia lainnya selama 30 hari diberlakukan mulai 9 September hingga 9 Oktober di wilayah yang terkena dampak langsung akibat kasus rabies yang terdeteksi di Kecamatan Nong Bon, Distrik Prawet, Bangkok. Zona epidemik ini mencakup beberapa area yang berbatasan dengan beberapa distrik lain seperti Thap Chang, Bang Kaeo, Racha Thewa, dan Bang Chak.

Langkah-langkah ketat telah diterapkan oleh pihak berwenang, termasuk pembatasan pergerakan hewan, larangan memindahkan hewan masuk atau keluar dari zona yang ditentukan tanpa izin tertulis dari dokter hewan. Pemilik hewan juga diwajibkan melaporkan hewan sakit dan jika hewan mati, harus dibiarkan di tempat kematiannya sampai ada laporan kepada petugas veteriner. Konsekuensi bagi pelanggaran aturan ini dapat berupa hukuman penjara hingga dua tahun atau denda tidak melebihi 40.000 baht.

Peringatan serupa juga telah dikeluarkan oleh Unit Pengendalian Rabies Dinas Kesehatan Hewan Bangkok setelah adanya kasus hewan terjangkit rabies di beberapa lokasi lain di Thailand. Masyarakat di sekitar zona berisiko diimbau untuk berhati-hati agar tidak terpapar rabies dan jika terkena gigitan atau cakaran hewan, segera mencuci lukanya dengan sabun dan air serta mendapatkan vaksinasi rabies di rumah sakit. Tanda-tanda hewan terjangkit rabies seperti gelisah, kaku, menggigit tanpa sebab, mengeluarkan air liur atau lidah terjulur juga harus dilaporkan kepada pihak berwenang agar tindakan lebih lanjut dapat diambil.

Source link