Sebanyak 19 senjata api (senpi) diserahkan secara simbolis Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma kepada Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono di Makorem 161/Wira Sakti Kupang. Senjata-senjata tersebut merupakan hasil sitaan dari operasi Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY selama satu tahun. Jenis senjata yang disita adalah non-standar, yaitu jenis Springfield yang berasal dari penyerahan masyarakat setempat. Dalam penyerahan ini, terdapat dua pucuk senjata dari Mako Satgas, tujuh pucuk dari jajaran SSK I, lima pucuk dari SSK II, serta lima pucuk dari SSK III.
Kasdam IV/Diponegoro mengapresiasi para prajurit Satgas atas dedikasi dan loyalitas yang mereka tunjukkan. Bagi TNI, penyerahan senjata oleh masyarakat tidak hanya merupakan simbol keberhasilan operasi, tetapi juga menunjukkan kedekatan emosional antara rakyat dan TNI dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan. Kolonel Inf Andy Soelistyo menambahkan bahwa keberhasilan operasi tersebut adalah hasil dari kerjasama erat antara TNI dan masyarakat. Ini juga menggambarkan bahwa masyarakat memiliki kepercayaan kepada TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah mereka guna menjaga stabilitas dan kedamaian di wilayah perbatasan.





