Telkom siap untuk memanfaatkan potensi pasar jaringan fiber yang kini baru dimanfaatkan sekitar 40 persen. Menurut Awaluddin, CEO Telkom, pertumbuhan pasar untuk jaringan fiber terus meningkat secara signifikan. Dia juga mengungkapkan rencana untuk memindahkan sebagian besar aset infrastruktur Telkom ke Telkom InfraCo dalam tahap pertama spin-off. Proses spin-off ini dijadwalkan akan berlangsung hingga akhir tahun 2025 setelah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham. Sebanyak 50% dari aset infrastruktur Telkom, termasuk akses, aggregation, backbone, dan aset pendukung lainnya, akan dipindahkan ke Telkom InfraCo dalam tahap pertama ini. Penyatuan ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan infrastruktur dan memberikan dampak positif bagi perkembangan bisnis Telkom di masa depan.
Rencana Lengkap Telkom dalam Spin-Off Bisnis Fiber Optik





