Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) telah mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,7 triliun pada semester I-2025, menunjukkan pertumbuhan sebesar 13,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan bunga kredit yang meningkat 23,5 persen year on year (yoy) hingga mencapai Rp 18,50 triliun telah menjadi salah satu faktor utama dalam pertumbuhan laba bersih tersebut. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan bahwa pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp 9,34 triliun, naik 55,1 persen yoy hingga semester I-2025 juga turut berkontribusi pada hasil positif perusahaan.
Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan dan persaingan ketat di industri perbankan, BTN berhasil mencatatkan profitabilitas yang semakin meningkat berkat strategi konsisten yang dijalankan perusahaan. Nixon juga mengungkapkan bahwa strategi yang diterapkan telah membantu BTN untuk terus menjalankan fungsi intermediasinya dalam menggerakkan sektor perumahan dan mendukung perekonomian rakyat. BTN juga berhasil meningkatkan margin bunga bersih (NIM) menjadi 4,4 persen per akhir Juni 2025, naik 139 basis poin dari periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, Cost-to-Income Ratio (CIR) perusahaan juga mengalami peningkatan ke level 43,8 persen, menunjukkan efisiensi dalam proses bisnis perusahaan. Semua capaian ini menjadi bukti bahwa BTN terus berupaya untuk menjaga pertumbuhan dan kinerja keuangan perusahaan secara konsisten.
Strategi BBTN untuk Pertumbuhan DPK: Langkah-Langkah Terbaik





