PT Link Net Tbk (LINK) melaporkan pendapatan sebesar Rp 1,58 triliun untuk semester I 2025, mengalami penurunan 14,1 persen dibanding tahun sebelumnya. Direktur perusahaan, Yosafat Hutagalung, menjelaskan bahwa penurunan pendapatan ini terjadi setelah perseroan memindahkan bisnis retailnya kepada PT XL Axiata pada 2024. Hal ini turut memengaruhi penurunan EITDA sebesar 48,9 persen menjadi Rp 466 miliar dengan marjin EBITDA 28,3 persen. Laba bersih Link Net pada semester I 2025 juga tercatat sebesar Rp 692 miliar, menurun 145 persen dari tahun sebelumnya. Yosafat menambahkan bahwa sebagai penyedia layanan fiber, perseroan harus melakukan investasi yang membutuhkan waktu pengembalian lebih lama daripada bisnis retail.
Strategi Alihkan Bisnis Retail untuk Laba Bersih Lebih Baik di Semester I 2025





