PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mencatat pertumbuhan penjualan bersih dan laba hingga semester pertama tahun 2025. Berdasarkan informasi yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), penjualan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mencapai Rp 17,07 triliun, meningkat sebesar 4,59% hingga Juni 2025 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya, Kalbe Farma berhasil meraih penjualan sebesar Rp 16,32 triliun. Meskipun beban pokok penjualan naik tipis sebanyak 1,92% menjadi Rp 10,05 triliun pada Juni 2025 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, laba bruto Perseroan berhasil meningkat sebesar 8,68% menjadi Rp 7,02 triliun hingga Juni 2025 dari Rp 6,46 triliun pada Juni 2024. Dalam hal beban penjualan, Perseroan mencatat peningkatan sebesar 11,21% menjadi Rp 3,58 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,22 triliun. Beban umum dan administrasi juga mengalami kenaikan sebesar 2,95% dari Rp 731,16 miliar pada Juni 2024 menjadi Rp 752,76 miliar hingga Juni 2025. Selain itu, beban penelitian dan pengembangan juga mengalami peningkatan sebanyak 11,54% menjadi Rp 240,51 miliar hingga Juni 2025 dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 215,61 miliar. Perseroan juga mencatat bahwa laba entitas asosiasi berhasil meningkat sebesar 123,7% menjadi Rp 35,42 miliar hingga Juni 2025 dari Rp 15,83 miliar pada Juni 2024.
Kalbe Farma Buyback Saham Rp 250 Miliar: Langkah Strategis Perusahaan





