Latihan Bersama Sea Garuda 22B-25 telah resmi ditutup dengan upacara gabungan antara TNI Angkatan Laut dan Royal Thalland Navy (RTN). Pada acara penutupan tersebut, Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya memberikan apresiasi atas profesionalisme, dedikasi, dan koordinasi yang ditunjukkan oleh seluruh peserta, terutama RTN selaku tuan rumah.
Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Dansatgas Kolonel Laut (P) Fadhlon, Pangkoarmada II menekankan pentingnya latihan bersama dalam mempersiapkan diri dan membangun perdamaian melalui pemahaman dan kerja sama. Latihan ini tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan tempur, tetapi juga untuk memperkuat stabilitas dan kepercayaan maritim di kawasan.
Pada kesempatan yang sama, Rear Admiral Sansern Sadod, Commander of the 1st Frigate Squadron, mengapresiasi partisipasi TNI AL, khususnya KRI Raden Eddy Martadinata-331. Ia menyatakan bahwa Sea Garuda 2025 tidak hanya sekadar latihan bilateral, tetapi juga sebagai simbol kerja sama regional yang berdampak strategis secara global.
Selama fase Harbour Phase dan Sea Phase, kedua angkatan laut telah melaksanakan sejumlah latihan seperti Gunnex, Photoex, Boardex, Pubex, Cross Deck, serta berbagai latihan lainnya. Serangkaian kegiatan ini tidak hanya menguatkan kemampuan tempur, tetapi juga memperkuat ikatan personal antar negara.
Meski menghadapi cuaca yang menantang, semua prajurit berhasil menyelesaikan serial latihan dengan aman dan sukses. Acara penutupan diakhiri dengan ajakan dari pihak Thailand untuk terus meningkatkan kerja sama maritim di masa mendatang. Semoga kerja sama yang lebih erat ini dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak.





