Peningkatan IHSG kali ini didorong oleh enam sektor utama. Sektor industri menjadi yang tertinggi dengan kenaikan 2,20%, diikuti oleh sektor barang baku yang mengalami kenaikan 2,17%, dan sektor properti yang menguat sebesar 2,11%.
Di sisi lain, lima sektor lain mengalami koreksi. Sektor barang konsumen non-primer turun paling dalam sebesar 0,97%, diikuti oleh sektor teknologi (-0,85%) dan sektor barang konsumen primer (-0,53%).
Beberapa saham yang mengalami kenaikan signifikan antara lain MITI, HUMI, BSBK, KETR, dan PGUN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar adalah JECC, RELI, RGAS, FITT, dan KRYA.
Secara keseluruhan, frekuensi perdagangan mencapai 2.304.642 transaksi dengan volume 41,21 miliar lembar saham dan nilai transaksi mencapai Rp 21,57 triliun. Terdapat 335 saham yang mengalami kenaikan, 327 saham yang turun, dan 142 saham yang tidak mengalami perubahan dalam harga.





