Harga BBM Pertamina Turun: Daftar Terbaru di SPBU

by -149 Views

PT Pertamina (Persero) telah memutuskan untuk menurunkan harga beberapa jenis produk Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi mereka di semua provinsi. Penurunan harga ini akan mulai berlaku pada tanggal 1 Agustus 2025. Sebagai contoh, di wilayah DKI Jakarta, harga BBM jenis Pertamax atau RON 92 akan turun menjadi Rp12.200 per liter dari sebelumnya Rp12.500 per liter. Begitu pula dengan harga Pertamax Turbo yang turun dari Rp13.500 per liter menjadi Rp13.200 per liter, dan harga Pertamax Green atau RON 95 yang turun menjadi Rp13.000 per liter dari sebelumnya Rp13.250 per liter.

Namun, harga untuk BBM jenis solar seperti Dexlite (CN 51) mengalami kenaikan menjadi Rp13.850 per liter dari sebelumnya Rp13.320 per liter. Sementara itu, harga Pertamina Dex (CN 53) juga naik menjadi Rp14.150 per liter dari sebelumnya Rp13.650 per liter. Namun, harga Pertalite dan solar subsidi tetap tidak mengalami perubahan.

Penurunan harga BBM ini merujuk pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang merupakan perubahan dari Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Berikut adalah daftar harga BBM Pertamina per 1 Agustus 2025 di Jakarta dan beberapa provinsi lainnya di Indonesia:
– Aceh
– Free Trade Zone (FTZ) Sabang
– Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu
– Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bangka Belitung
– Free Trade Zone (FTZ) Batam
– Banten
– Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur
– Yogyakarta
– Bali
– NTB
– Nusa Tenggara Timur
– Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara
– Kalimantan Selatan
– Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo
– Maluku, Maluku Utara
– Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan
– Papua Barat, Papua Barat Daya

Harga-harga tersebut bervariasi di setiap wilayah sesuai dengan jenis BBM yang ditawarkan oleh Pertamina. Penyesuaian harga ini diharapkan dapat memberikan kejelasan kepada konsumen dan membantu mereka dalam merencanakan pengeluaran bahan bakar untuk kendaraan mereka.

Source link