Review Bugatti Tourbillon: Tidak Ada Speaker, Benarkah?

by -106 Views

Bugatti Tourbillon merupakan mobil yang dipenuhi dengan inovasi-inovasi canggih. Dari roda kemudi yang berputar di sekitar hub pusat, klaster pengukur titanium, hingga komponen suspensi yang dicetak dengan teknologi 3D, serta diffuser belakang yang berfungsi ganda sebagai struktur benturan. Salah satu fitur unik dari Bugatti Tourbillon adalah sistem suara yang tidak menggunakan speaker tradisional.

Majalah Top Gear baru-baru ini melakukan kunjungan ke markas baru Rimac di Kroasia, di mana Bugatti Rimac sedang mengembangkan Tourbillon. CEO Rimac, Mate Rimac, dengan bangga memamerkan berbagai inovasi pada mobil ini, termasuk sistem suara yang menjadi kebanggaannya. Berbeda dengan speaker tradisional, Tourbillon menggunakan elemen piezoelektrik yang menggetarkan bak serat karbon mobil, menjadikan sasis Tourbillon sebagai satu speaker besar.

Sistem speaker piezoelektrik menggunakan kristal kecil seperti kuarsa yang merespon sinyal listrik dengan menggetarkan diafragma logam pipih. Rimac menunjukkan kepada Top Gear subwoofer Tourbillon yang efektif, yakni elemen piezo kecil yang dipasang di atap mobil. Dengan desain ini, kualitas suara yang dihasilkan oleh Tourbillon jauh lebih baik daripada mobil Chiron, sekaligus menghemat bobot dan ruang.

Meskipun bukan mobil pertama yang menggunakan bagian struktur bodi sebagai speaker, Bugatti Tourbillon menjadi contoh pertama penggunaan transduser piezoelektrik untuk mengubah bak serat karbon menjadi bagian dari sistem audio mobil. Meskipun memiliki mesin V-16 yang bertenaga di belakang, pertanyaannya adalah apakah sistem audio kelas atas benar-benar diperlukan dalam mobil seperti Bugatti Tourbillon.

Source link