Sri Mulyani Bisa Turunkan Harga Migas & Pangan dengan Tarif 0%

by -133 Views

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa pemberlakuan tarif 0% untuk bea masuk barang-barang dari Amerika Serikat dapat berdampak positif terhadap harga minyak, gas, dan pangan di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers hasil rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang menyoroti potensi penurunan harga kedua komoditas tersebut di masa mendatang.

Meskipun demikian, risiko-risiko terkait masih perlu diawasi dengan cermat, terutama terkait kinerja sektor manufaktur yang masih dalam kondisi kontraksi. Sri Mulyani menekankan pentingnya pemantauan terhadap kinerja sektor manufaktur yang masih menunjukkan kontraksi PMI manufaktur sebesar 46,9 pada bulan Juni 2025.

Di sisi lain, keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menurunkan tarif dagang resiprokal ke Indonesia dari 32% menjadi 19% disambut positif oleh pemerintah Indonesia sebagai hasil dari negosiasi yang telah dilakukan. Penurunan tarif tersebut diharapkan dapat memberikan dorongan pada aktivitas ekonomi, terutama pada sektor-sektor padat karya seperti tekstil, alas kaki, dan furnitur yang diperkirakan akan mengalami pemulihan dalam ekspornya.

Dengan demikian, penurunan tarif dagang AS dan pemberlakuan tarif 0% untuk barang-barang dari Amerika Serikat diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap harga minyak, gas, dan pangan di Indonesia, serta memberikan kebangkitan pada sektor-sektor usaha tertentu. Kedua kebijakan tersebut merupakan hasil dari negosiasi yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan perdagangan antara kedua negara dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Source link