Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik mengalami penurunan saat pembukaan perdagangan pada pagi Selasa karena investor masih bersikap hati-hati menunggu hasil dari perundingan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Selain itu, pelaku pasar juga sedang memperhatikan arah kebijakan suku bunga dari Federal Reserve (Fed) AS yang akan diumumkan pada hari Rabu. Pertemuan ini dianggap sebagai momen krusial untuk menentukan apakah suku bunga akan dipangkas atau dipertahankan. Indeks Nikkei 225 Jepang turun sebesar 0,61%, sedangkan indeks Topix juga mengalami pelemahan sebanyak 0,76%. Di Korea Selatan, indeks Kospi mengalami penurunan sebesar 1,09% dan Kosdaq yang berisi saham-saham kapitalisasi kecil juga turun sebesar 0,88%. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia juga turun sebesar 0,42%. Kontrak berjangka Nikkei 225 di Chicago dan Osaka menunjukkan angka yang lebih rendah dari penutupan sebelumnya, begitu pula dengan kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong dan S&P/ASX 200 Australia. Para pelaku pasar diperkirakan bahwa kondisi pasar masih akan terus melemah dalam waktu dekat.
Analisis Dampak Kesepakatan Tarif AS-Indonesia di Pasar Saham





