Pemerintah Diminta Banjiri Pasar dengan Beras Bulog: Alasan dan Implikasinya

by -79 Views

Pemerintah diminta segera mengeluarkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang menumpuk di gudang Perum Bulog, untuk membanjiri pasar. Langkah ini diharapkan dapat menekan laju kenaikan harga beras di pasar, meskipun upaya penindakan terhadap mafia yang melakukan kecurangan terus dilakukan. Pengamat Pertanian Khudori menekankan pentingnya fokus Bulog pada penyaluran beras daripada pengadaan, dengan mengisi pasar dengan beras Bulog secara maksimal untuk menjaga stabilitas harga.

Menurut Khudori, penyaluran beras SPHP merupakan operasi pasar yang harus difokuskan untuk menekan harga beras di pasaran. Harga beras di berbagai jenis seperti beras medium, SPHP, dan premium tercatat naik atau turun di atas HET yang ditetapkan pemerintah. Sementara di tingkat produsen, harga gabah kering panen dan harga beras di penggilingan juga mengalami kenaikan.

Data dari Bulog menunjukkan stok CBP mencapai angka tertentu, mendekati target yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto terkait pengadaan dan penyaluran beras di dalam negeri. Jumlah tersebut dianggap sudah cukup besar, sehingga penting untuk segera mengalirkan beras Bulog ke pasar dalam jumlah besar untuk menghindari risiko kerusakan stok dan mendukung stabilitas harga beras.

Dengan penekanan pada penyaluran beras ke pasar, diharapkan harga beras dapat terjaga atau setidaknya tidak semakin naik. Realisasi penyaluran bantuan pangan dan beras SPHP perlu ditingkatkan agar kebutuhan pasar terpenuhi. Tahapan yang lebih lanjut harus diatur oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk memastikan kelancaran distribusi beras ke pasar.

Source link