Prajurit Perbatasan: Kisah Koptu Wawan Supriyadi di Indonesiadefense.com

by -163 Views

Kisah prajurit perbatasan yang dilakukan oleh Koptu Wawan Supriyadi adalah merupakan inspirasi bagi banyak orang. Wawan berasal dari Medan, Sumatera Utara, namun telah mengabdikan dirinya sebagai Babinsa di ujung timur Indonesia, tepatnya di Koramil 1511-01 Tiakur, Kodim 1511/Pulau Moa, Maluku Barat Daya (MBD) sejak 2018. Dalam tugasnya, ia menggunakan motor trail sebagai kendaraan dinas untuk mengunjungi rumah warga di medan yang terjal dan penuh tantangan.

Sebagai seorang Babinsa di pulau terluar, Wawan menghadapi berbagai problematika yang unik. Selain menghadapi medan yang sulit, ia juga aktif dalam mengawasi sentral pengeboran air dan pipanisasi yang dibangun pemerintah di Pulau Moa. Bersama dengan rekan-rekannya, Wawan juga terlibat dalam program pembangunan sentral air yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan). Mereka rutin melakukan patroli dan memastikan distribusi air ke masyarakat tetap lancar.

Setelah sentral air selesai dibangun, tugas Wawan belum berakhir. Ia terus memberikan edukasi kepada warga tentang cara merawat aset tersebut agar tetap berfungsi dengan baik. Harapannya adalah agar warga dapat menjaga sentral air yang sudah dibangun dengan baik. Melalui dedikasinya dan kerja kerasnya, Wawan menjadi teladan bagi prajurit lainnya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitarnya.

Source link