Pemerintah Mendorong Pemerataan Akses Listrik PLN di Papua

by -178 Views

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerja sama dengan PT PLN (Persero) giat dalam mempercepat pemerataan akses listrik di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) melalui Program Listrik Desa (Lisdes) di Papua. Langkah ini menggambarkan komitmen negara untuk menjamin keadilan energi bagi masyarakat Indonesia, yang sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, turut serta meninjau beberapa desa terpencil di Papua seperti Desa Tindaret di Kabupaten Kepulauan Yapen, Desa Sauyas di Kabupaten Supiori, dan Pulau Owi di Kabupaten Biak Numfor untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Program Lisdes di lapangan.

Dalam upayanya, Bahlil menyampaikan pentingnya akses listrik bagi pendidikan anak-anak Papua agar bisa memanfaatkan teknologi dan berkembang menjadi pemimpin hebat di masa depan. Dalam amanah Presiden, Kementerian ESDM berkolaborasi dengan PLN untuk mewujudkan akses listrik bagi seluruh rakyat Indonesia. Rencananya, sebanyak 10.068 titik di 5.758 desa dan 4.310 dusun dari Aceh hingga Papua ditargetkan mendapatkan penerangan listrik.

Pada roadmap Lisdes 2025-2029, Papua memiliki total 4.310 lokasi dengan lebih dari 280 ribu keluarga yang akan dilistriki. PLN bersama Pemerintah juga turut berperan dalam revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran di Papua dengan menyediakan PLTS atap/SuperSUN untuk 693 sekolah. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan akses listrik yang adil bagi rakyat Papua. Hingga semester pertama 2025, sebanyak 36 desa di Papua telah berhasil dialiri listrik PLN, dan upaya terus dilakukan untuk menjadikan Papua sebagai contoh keberhasilan dalam penyediaan energi listrik yang berkesinambungan.

Source link