Serangan Israel Tewaskan Keluarga Gaza yang Kelaparan

by -137 Views

Sebuah keluarga di Gaza tewas kelaparan dalam serangan udara Israel yang terjadi saat mereka sedang tidur di dalam rumahnya. Keluarga tersebut merupakan keluarga dari seorang jurnalis lepas bernama Wala al-Jaabari, suaminya, dan lima anak mereka. Tragedi tersebut menyebabkan lebih dari 100 orang tewas dalam serangan atau tembakan Israel dalam waktu 24 jam. Para korban ditemukan dalam rumah mereka yang hancur, dengan nama-nama tertulis di kain kafan putih. Kerabat korban mengatakan bahwa keluarga tersebut belum sempat makan sebelum bom jatuh, dan anak-anak mereka tidur dalam keadaan lapar. Militer Israel tidak memberikan komentar tentang serangan di rumah keluarga tersebut, namun mengaku telah menyerang 120 target teroris di Gaza dalam satu hari terakhir. Beberapa tetangga berhasil selamat karena mereka sedang mencari makanan saat serangan terjadi. Kementerian Kesehatan Gaza juga mencatat bahwa sepuluh warga Palestina meninggal karena kelaparan, menambah jumlah korban tewas akibat kelaparan menjadi 111 orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa 21 anak di bawah usia lima tahun meninggal karena kekurangan gizi sepanjang tahun ini. Bantuan makanan, air bersih, dan pasokan medis terbengkalai di luar Gaza, dengan 111 organisasi termasuk Mercy Corps, Norwegian Refugee Council, dan Refugees International yang menyuarakan kepedihan ini. Israel telah memutus pasokan ke Gaza sejak bulan Maret, yang baru dibuka kembali dengan pembatasan pada bulan Mei. Meskipun berkomitmen untuk memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan, Israel tetap mengendalikan distribusi agar tidak disalahgunakan oleh militan. Tindakan ini menyebabkan penderitaan terhadap 2,2 juta penduduk Gaza, sementara Israel menyalahkan Hamas atas situasi tersebut.

Source link