Pada hari Rabu (23/7/2024), IHSG mengalami reli penguatan dengan melonjak 124,49 poin atau 1,70 persen ke level 7.469,23, sementara Indeks LQ45 juga menguat 1,06 persen ke level 790,44. Hal ini didorong oleh sentimen global yang kuat, terutama setelah kesepakatan dagang baru antara Amerika Serikat dan Jepang. Volume transaksi yang tinggi mencapai Rp 15,75 triliun menandakan minat beli yang solid di pasar, didukung juga oleh penguatan nilai tukar rupiah dan saham-saham berkapitalisasi besar.
Menurut Hendra Wardhana, Pengamat Pasar Modal sekaligus Founder Stocknow.id, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan namun dengan keterbatasan pada perdagangan Kamis (24/7/2025) mendatang. Kenaikan yang signifikan dalam satu hari membuat para pelaku pasar lebih berhati-hati, terutama karena IHSG semakin mendekati area resistance psikologis 7.500. Selain itu, perkembangan kebijakan suku bunga dari European Central Bank (ECB) dan data keyakinan konsumen zona euro juga akan menjadi faktor penentu arah pasar global ke depan.





