PT Martina Berto Tbk (MBTO) telah menetapkan anggaran belanja modal sebesar Rp 6,5 miliar untuk tahun 2025, dengan sekitar 25% dialokasikan untuk penguatan infrastruktur digital. Presiden Direktur PT Martina Berto Tbk, Bryan David Emil, menjelaskan bahwa anggaran ini akan terus dievaluasi sesuai perkembangan bisnis ke depan. Dana untuk belanja modal ini akan berasal dari dana internal perusahaan dan fasilitas pinjaman bank. MBTO percaya bahwa investasi digital adalah kunci untuk efisiensi biaya operasional di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Oleh karena itu, efisiensi operasional melalui infrastruktur digital menjadi prioritas belanja modal 2025 perusahaan. Direktur Martina Berto, Jos Irwin Hartanto, menyoroti bahwa otomatisasi sudah diterapkan di beberapa lini produksi untuk meningkatkan output dan menekan biaya. Strategi ini diharapkan dapat mengimbangi kebutuhan investasi di bidang pemasaran untuk menjaga daya saing perusahaan.
Martina Berto: Rencana Capex Rp 6,5 Miliar 2025





