Amran Bongkar Modus Penipuan Beras, Warga RI Berpotensi Rugi Rp99 T

by -159 Views

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan adanya anomali di balik lonjakan harga beras yang terjadi belakangan ini. Investigasi yang dilakukan oleh pihak Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan Satgas Pangan Polri menemukan berbagai ketidaksesuaian dalam penjualan beras di pasaran. Mayoritas beras, baik yang premium maupun medium, tidak memenuhi standar mutu yang ditetapkan, tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), dan ada indikasi manipulasi dalam pasokan beras.

Dalam investigasi yang dilakukan pada bulan Juni 2025, terdapat 268 sampel beras dari 212 merek yang diperiksa di 10 provinsi. Adanya modus penipuan dalam pasokan beras, seperti memanipulasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), menggunakan merek yang tidak terdaftar, mengurangi isi beras, dan manipulasi harga, membuat konsumen mengalami kerugian yang mencapai triliunan rupiah. Amran menegaskan perlunya kerjasama dari semua pihak terkait di sektor pangan untuk menjaga kualitas dan harga beras agar tidak merugikan masyarakat.

Kepala Satgas Pangan Brigjen Pol. Helfi Assegaf memberikan waktu selama dua pekan kepada produsen dan pedagang untuk melakukan penyesuaian mutu dan harga produk sebelum menindak tegas sesuai dengan hukum. Dengan demikian, diharapkan praktik penipuan dalam pasokan beras dapat dikurangi dan memastikan keadilan bagi masyarakat Indonesia.

Source link