Fakta Bayangan Orang Terdampak Bom Nuklir

by -131 Views

AS dan Israel menargetkan Iran atas dugaan pengembangan senjata nuklir berdasarkan laporan intelijen Israel yang mengungkap Iran memiliki bahan pembuat bom nuklir dalam jumlah besar. Meskipun Iran membantah niatnya untuk membangun senjata nuklir, namun tetap menegaskan haknya terhadap energi dan riset nuklir. Traktat Pelarangan Senjata Nuklir (TPNW) dibentuk oleh beberapa negara pada 7 Juli 2017 untuk mengatur pengembangan, kepemilikan, dan penggunaan senjata nuklir. Sebagai negara anggota TPNW, Indonesia turut serta dalam upaya pelucutan senjata nuklir melalui Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons (NPT).

Sejarah mencatat hanya satu perang nuklir yang terjadi, yakni selama Perang Dunia Kedua di mana AS menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, mengakibatkan hancurnya kedua kota tersebut. Tidak hanya ledakan yang menghancurkan, namun radiasi yang ditinggalkan oleh bom atom tersebut turut mempengaruhi orang-orang yang selamat dan lingkungan sekitarnya. Kejadian tragis tersebut meninggalkan bayangan hitam manusia dan objek seperti sepeda di trotoar dan bangunan setelah ledakan pada 6 dan 9 Agustus 1945.

Menurut Dr. Michael Hartshorne, profesor emeritus radiologi di Universitas New Mexico, setiap ledakan bom atom memancarkan cahaya dan panas yang kuat dari titik ledakan. Objek yang dilewati oleh ledakan tersebut menyerap energi dan cahaya, menciptakan “bayangan” gelap pada permukaan di sekitarnya. Bayangan tersebut sebenarnya adalah gambaran sebelum terjadinya ledakan nuklir, namun telah diputihkan oleh energi ledakan.

Energi yang dilepaskan selama ledakan atom berasal dari fisi nuklir, di mana neutron mengenai inti atom berat seperti uranium 235 atau plutonium 239, melepaskan energi secara eksponensial dalam periode yang singkat. Senjata atom yang digunakan pada tahun 1945 ditenagai oleh uranium 235 dan plutonium 239, yang memancarkan panas dan radiasi gamma. Radiasi gamma ini dapat mencapai suhu yang sangat tinggi dan bersifat merusak bagi tubuh manusia karena dapat menembus pakaian dan kulit, merusak jaringan dan DNA.

Radiasi gamma juga menyebabkan energi panas yang dapat mencapai suhu tinggi, hingga 15.538 derajat Celcius, dan ketika mengenai objek seperti sepeda atau manusia, energi tersebut diserap oleh objek tersebut, menciptakan efek pemutihan di luar “bayangan” hitam yang ditinggalkan oleh ledakan. Mungkin banyak bayangan pada awalnya, namun sebagian besar hancur akibat gelombang ledakan dan panas yang dihasilkannya.

Source link