PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) menargetkan penjualan bersih sebesar Rp 3,1 triliun pada tahun 2024. Hal ini diungkapkan oleh Direktur DEPO, Erwan Irawan Noer, yang menyatakan bahwa target penjualan bersih tahun depan lebih tinggi dari proyeksi penjualan bersih tahun ini, yaitu Rp 2,7 triliun. DEPO optimis dapat mencapai kinerja yang lebih baik di masa mendatang dengan merencanakan ekspansi tambahan dengan membuka 4 toko baru pada tahun 2024.
Ekspansi ini akan memberikan dukungan positif bagi kinerja perusahaan, terutama mengingat kondisi sektor properti yang diprediksi tetap stabil di tengah situasi politik yang berlangsung. Pemerintah telah memberikan insentif PPN untuk pembelian properti pada tahun depan, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan penjualan properti.
Direktur Caturkarda Depo Bangunan, Amanda Grace Kettin, menambahkan bahwa permintaan produk ritel bahan bangunan juga diprediksi akan meningkat seiring dengan pertumbuhan sektor properti. Aktivitas renovasi dan perbaikan rumah juga diprediksi tetap tinggi di tahun 2024, sehingga kebutuhan akan material bangunan di toko-toko DEPO tetap akan tinggi.
Hingga kuartal III 2023, penjualan bersih DEPO telah tumbuh sebesar 5,8 persen secara year on year menjadi Rp 1,98 triliun. Laba bersih DEPO juga meningkat sebesar 0,6 persen YoY menjadi Rp 61 miliar per kuartal III 2023. Dengan proyeksi yang optimis dan dukungan dari kondisi pasar yang menguntungkan, DEPO menatap masa depan yang cerah dalam upaya mencapai target penjualan bersih yang ambisius.





