Sengketa Memanas: Kamboja Gugat Thailand ke Mahkamah Internasional

by -165 Views

Konflik perbatasan antara Kamboja dan Thailand kembali memanas setelah perundingan bilateral tidak menghasilkan kesepakatan dan insiden bersenjata menewaskan seorang prajurit. Phnom Penh memutuskan untuk mengambil langkah hukum internasional dengan mengajukan gugatan ke Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag untuk menyelesaikan sengketa perbatasan yang belum terpecahkan. Perdana Menteri Hun Manet menyatakan bahwa Kamboja memilih resolusi damai berdasarkan hukum internasional melalui ICJ sebagai upaya penyelesaian konflik tersebut.

Insiden terbaru terjadi pada 28 Mei dan menyebabkan salah satu tentara Kamboja tewas dalam bentrokan di wilayah yang jadi klaim kedua negara. Konflik ini memperlihatkan potensi eskalasi di empat titik perbatasan yang masih menjadi sengketa antara Kamboja dan Thailand. Meskipun Kamboja telah mengusulkan Thailand untuk membawa kasus ke ICJ bersama, Thailand belum memberikan tanggapan resmi dan lebih memilih penyelesaian bilateral. Diskusi terakhir tentang demarkasi perbatasan juga mengalami kebuntuan. Kamboja menjatuhkan tindakan protes dengan menghentikan pembelian listrik, bandwidth internet, dan produk Thailand serta menghentikan penayangan film Thailand di stasiun televisi lokal.

Sebagai negara yang sudah pernah menang dalam sengketa terkait kuil Preah Vihear pada tahun 1962, Kamboja yakin bahwa lembaga internasional seperti ICJ dapat membantu menyelesaikan sengketa perbatasan dengan Thailand. Saat ini, Kamboja menunggu respons resmi dari Thailand terkait gugatan yang diajukan ke ICJ.

Source link