Update Dividen RUPS PTBA & Gerak Saham Bukit Asam 13 Juni 2025

by -141 Views

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatat pendapatan sebesar Rp 42,76 triliun pada tahun 2024, yang kemudian menghasilkan laba bersih sebesar Rp 5,1 triliun dan EBITDA sebesar Rp 8,3 triliun. Capaian ini merupakan hasil dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kinerja operasional sepanjang tahun 2024. Peningkatan pendapatan utamanya didorong oleh penjualan ekspor sebesar 20,26 juta ton atau naik 30 persen secara tahunan, sementara penjualan domestik juga mengalami peningkatan sebesar 6 persen secara tahunan menjadi 22,64 juta ton. Jumlah total penjualan pada tahun 2024 mencapai 42,89 juta ton atau meningkat 16 persen secara tahunan.

Penjualan batu bara oleh PTBA masih didominasi oleh pasar domestik, meskipun porsi ekspornya semakin meningkat. Saat ini, pasar domestik mendominasi sebesar 53 persen sedangkan pasar ekspor sebesar 47 persen. Pada akhir tahun 2024, total aset perusahaan mencapai Rp41,79 triliun, meningkat 8 persen secara tahunan, memberikan modal bagi perusahaan untuk terus menjalankan bisnisnya secara berkelanjutan.

Meskipun dihadapi dengan berbagai tantangan, seperti koreksi harga batu bara dan fluktuasi pasar, PT Bukit Asam Tbk tetap berhasil mencapai kinerja yang baik. Harga batu bara rata-rata mengalami koreksi, dimana harga batu bara ICI-3 terkoreksi sebesar 12 persen secara tahunan dari USD 84,76 per ton pada tahun 2023 menjadi USD 74,19 per ton pada tahun 2024. Sementara itu, harga batu bara Newcastle terkoreksi sebesar 22 persen secara tahunan, menjadi USD 134,85 per ton pada tahun 2024 dari USD 172,79 per ton pada tahun 2023.

Arsal Ismail menyatakan, “Kami bersyukur atas pencapaian kinerja PT Bukit Asam Tbk pada tahun 2024 yang tetap positif, memungkinkan kami untuk memberikan kontribusi yang lebih baik bagi industri pertambangan di Indonesia.”

Source link