AS mengusulkan gencatan senjata selama 60 hari dalam konflik Israel-Hamas sebagai langkah terbaru untuk mencari solusi damai. Menurut Reuters, AS menawarkan gencatan senjata dan pembebasan tawanan sebagai bagian dari kesepakatan. Presiden AS Donald Trump serta mediator Mesir dan Qatar menjamin proposal tersebut. Bantuan kemanusiaan ke Gaza akan segera dikirim setelah Hamas menandatangani perjanjian gencatan senjata, dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Red Crescent, dan organisasi lain yang mendukung. Israel telah menyetujui usulan gencatan senjata, sementara Hamas masih meninjau rencana tersebut. Israel akan menghentikan operasi militer di Gaza segera setelah gencatan senjata berlaku. Namun, upaya untuk mencapai gencatan senjata dihadang oleh tuntutan dari kedua belah pihak. Israel ingin Hamas melucuti senjata dan mengembalikan sandera, sementara Hamas menolak tuntutan untuk melucuti senjata dan menuntut penarikan pasukan Israel dari Gaza. Konflik Israel-Hamas terus berlanjut dan perundingan untuk gencatan senjata masih berlangsung.
Usul Gencatan Senjata Konflik Israel-Hamas: Berita Terbaru 2021 – Indonesiadefense.com





