PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) berhasil mencatatkan pendapatan di atas Rp 4 triliun pada tahun 2024 dengan peningkatan laba bersih dan EBITDA sebesar 70% dan 26% year-on-year (YoY). Rizka Dewi, Corporate Secretary PT Eagle High Plantations Tbk, menjelaskan bahwa kinerja positif ini didorong oleh langkah strategis dan efektivitas operasional yang berhasil meningkatkan efisiensi beban operasional perseroan.
Meskipun tahun 2024 dianggap tidak mudah, BWPT mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional dan finansial secara berkelanjutan berkat konsistensi dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang baik. Fokus utama perusahaan selama tahun tersebut adalah meningkatkan produktivitas dan kualitas operasional, terbukti dengan peningkatan produktivitas tanaman (FFB Yield) sebesar 8% YoY.
Selain itu, BWPT juga berhasil meningkatkan produktivitas pabrik dengan Oil Extraction Rate (OER) mencapai 23,6% dan Kernel Extraction Rate (KER) mencapai 4,4%. Selain itu, beban bunga perusahaan berhasil diturunkan sebesar 15% YoY pada tahun 2024. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), diputuskan bahwa laba bersih tahun buku 2024 akan dialokasikan untuk penguatan modal kerja dan investasi strategis ke depannya, tanpa pembagian dividen tunai guna menjaga struktur permodalan yang lebih sehat.





