Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan memimpin tradisi kehormatan militer di Batujajar, Bandung, Jawa Barat, pada bulan Juli mendatang. Informasi ini diungkapkan oleh TNI AL ketika Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya Erwin S. Aldedharma menyertai Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam meninjau gladi kesiapan upacara tradisi militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Batujajar. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan ketertiban setiap rangkaian kegiatan sesuai dengan tata upacara militer yang telah ditetapkan.
Gladi kesiapan upacara melibatkan pasukan dari tiga matra TNI, yaitu TNI AD, TNI AL, dan TNI AU serta pasukan pendukung lainnya. Sebelumnya, terdapat rencana kenaikan pangkat jenderal bintang tiga bagi tiga komandan dalam satuan TNI AD, TNI AL, dan TNI AU yang mengalami validasi organisasi menjadi Komando Utama (Kotama) TNI. Komando-komando tersebut antara lain Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Korps Marinir, dan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat).
Setelah validasi organisasi dilakukan, Kopassus, Korps Marinir, dan Kopasgat tidak lagi dipimpin oleh seorang komandan tetapi oleh seorang panglima. Hal ini mengakibatkan perubahan sebutan menjadi panglima Korps Marinir, panglima Kopassus, dan panglima Kopasgat. Dengan validasi tersebut, Komandan Korps Marinir, Mayjen (Mar) Endi Supardi, akan naik pangkat menjadi Letjen. Begitu pula Komandan Kopassus Mayjen Djon Afriandi akan menjadi Letjen, dan Komandan Kopasgat Marsda Deny Muis akan naik pangkat menjadi Marsdya.





