Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) KSAU Marsda TNI Wayan Superman menegaskan bahwa pengembangan radar pertahanan udara (Hanud) merupakan aspek kunci dalam memperkuat kemampuan kekuatan udara secara menyeluruh. Pernyataan ini disampaikan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Waaskomlek KSAU Marsma TNI Tjatur Pudji saat acara Worksop Penyusunan Roadmap Radio Detection and Ranging (Radar) Pertahanan Udara (Hanud) TA 2025 di NASPCI, Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Ditekankan pula bahwa dalam menghadapi tantangan pertahanan udara masa depan, kesiapsiagaan tinggi dan sistem radar yang mampu mendeteksi ancaman yang semakin kompleks sangatlah penting. TNI AU perlu terus memperbarui kapabilitas sistem Hanud demi mengimbangi potensi kerawanan wilayah udara yang belum sepenuhnya teratasi. Workshop ini diadakan sebagai langkah TNI AU untuk meningkatkan pertahanan udara nasional dan mengikuti perkembangan teknologi serta dinamika geopolitik.
Askomlek KSAU juga meminta peserta workshop memberikan gagasan yang konstruktif dan progresif dalam penyusunan road map untuk pengembangan Radar Hanud. Harapannya, road map yang disusun dapat menjadi panduan efektif dalam memperkuat kedaulatan udara nasional secara terpadu dan berkelanjutan. Melalui langkah-langkah ini, TNI AU berusaha untuk meningkatkan postur pertahanan udara nasional dan transformasi sistem pertahanan udara sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini.





