Integrasi Data Link: Tantangan Pengadaan Kapal Perang Italia di Indonesia

by -146 Views

Integrasi ‘data link’ menjadi tantangan bagi Indonesia dalam pengadaan kapal perang dari Italia, menurut pengamat pertahanan Semar Sentinel, Alman Helvas Ali. Kapal perang Indonesia (KRI) telah menggunakan teknologi Thales dari Prancis untuk radar, sistem manajemen tempur (cms), dan sistem komunikasi. Namun, tantangannya adalah bagaimana menghubungkan kapal yang menggunakan Thales dengan yang menggunakan produk Leonardo melalui data link. Sebagai contoh, radar Thales NS50 dan cms TACTICOS telah digunakan dalam beberapa KRI. Alman menyatakan bahwa Indonesia perlu fokus pada kemampuan mengintegrasikan data link dalam jangka panjang, karena peperangan modern saat ini melibatkan teknologi informasi dengan data link. Meskipun upaya pengembangan data link nasional telah dilakukan, namun penggunaannya dalam TNI masih belum maksimal.

Kedatangan kapal perang ITS Antonio Marceglia F597 dari Angkatan Laut Italia ke Jakarta juga menjadi sorotan. Fregat FREMM kelas Bergamini ini kedua kalinya datang ke Indonesia tahun ini untuk memperkuat kerja sama dengan TNI AL guna mendukung keamanan maritim di kawasan Indo-Pasifik. ITS Antonio Marceglia F597 membawa misi untuk mendukung peningkatan kapasitas dengan integrasi dua unit kapal perang multiguna (PPA) yang telah diakuisisi Indonesia. Alman menekankan bahwa integrasi data link menjadi kunci dalam memastikan kapal perang Indonesia dapat terintegrasi dengan baik, mengingat perang saat ini sangat terkait dengan teknologi informasi dan data link.

Source link