Bantah Kabar Merger: Grab Sekarang Dengan Gojek

by -147 Views

Grab Indonesia membantah kabar mengenai merger dengan Gojek (PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk) yang sedang ramai diperbincangkan. Menurut Grab, kabar tersebut tidak benar. Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Tirza Munusamy, menyatakan bahwa spekulasi tersebut tidak didasarkan pada informasi yang sah sehingga tidak bisa direspon lebih lanjut. Grab saat ini fokus pada memberdayakan pelaku ekonomi kecil dengan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan secara mandiri di Indonesia.

Terkait rumor merger, Grab menegaskan bahwa operasional perusahaan sebagai Penanaman Modal Asing (PMA) sebagian besar dijalankan oleh talenta lokal. Meskipun secara hukum Grab adalah PMA, Grab Indonesia hampir seluruhnya dikelola oleh tenaga kerja lokal. 99 persen dari karyawan Grab Indonesia adalah WNI yang bekerja dan tinggal di Indonesia, menjadikan komitmen Grab dalam memberdayakan putra dan putri bangsa dalam segala aspek operasional dan pengambilan keputusan bisnis.

Selain itu, skema PMA juga umum digunakan oleh pelaku industri lain termasuk sektor ride-hailing, e-commerce, fintech, logistik, manufaktur, dan energi terbarukan. Perusahaan teknologi besar yang telah tumbuh menjadi unicorn atau decacorn juga menggunakan pendanaan dari investor asing melalui struktur PMA. Grab Indonesia percaya bahwa model ini telah mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan mendorong inovasi dan adopsi teknologi di berbagai sektor di Indonesia.

Source link