Prabowo Subianto: Kebijakan Tetangga Baik

by -57 Views
Prabowo Subianto: Kebijakan Tetangga Baik

Prabowo menunjukkan kekuatan dalam logika geopolitik. Dia memulai paparannya dengan menyoroti posisi geografis Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki posisi geografis yang strategis, karena menjadi titik lewat dari rute perdagangan internasional.

Untuk memanfaatkan keuntungan ini, Prabowo menekankan pentingnya bagi Indonesia untuk bertindak sebagai tetangga yang baik bagi negara-negara di sekitarnya. Prabowo juga mengutip prinsip “seribu teman tidak cukup, satu musuh terlalu banyak” yang mencerminkan rencana strategi kebijakan luar negeri Indonesia untuk menjalin hubungan baik dan meminimalisir konflik dengan negara-negara lain.

Prabowo juga membahas keberhasilan negara-negara Timur dalam memerangi kemiskinan. Dia memuji kemampuan Tiongkok dalam mengurangi angka kemiskinannya dalam 50 tahun terakhir. Prabowo menyatakan bahwa Indonesia harus melihat contoh kesuksesan dari negara-negara di luar Barat terkait upaya mereka dalam mengatasi kemiskinan, namun harus disesuaikan dengan kondisi Indonesia saat ini.

Prabowo menegaskan bahwa kesuksesan Indonesia dalam mengatasi kemiskinan dapat menjadi kunci dalam meningkatkan peran Indonesia sebagai pemimpin di kawasan dan di dunia. Dia juga menekankan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia akan berpegang pada prinsip bebas-aktif dan tetap menjadikan Indonesia sebagai negara non-blok dan non-terikat. Indonesia akan tetap menjaga hubungan baik dengan negara-negara besar dan mempromosikan dialog, perdamaian, dan kompromi dalam kerja sama internasional.

Prabowo juga menjamin sikap non-terikat Indonesia akan diterjemahkan dalam bentuk keterbukaan untuk bekerja sama dengan pihak manapun yang sesuai dengan kepentingan nasional Indonesia. Dia juga menyoroti pentingnya kesetaraan dalam hubungan antar-negara di berbagai isu.

Penulis: Broto Wardoyo, Kirana Virajati, Nida Rubini
Tim Riset Analisis Kebijakan Luar Negeri dan Diplomasi, Program Pascasarjana Hubungan Internasional, Universitas Indonesia