Kasus Tasripin Contoh Nyata Kemiskinan Struktural

Posted by on April 19, 2013

TEMPO.CO , Jakarta: Purwokerto – Kejadian yang dialami oleh Tasripin dinilai hanya merupakan puncak gunung es kemiskinan yang ada di Banyumas. Tasripin merupakan korban kemiskinan struktural. “Masih banyak Tasripin lain di Banyumas,” kata Sosiolog Unsoed, Sulyana Dadan, Kamis (18/4).

Ia mengatakan, fenomena Tasripin berhasil diangkat oleh media massa sehingga menjadi perhatian publik. Tak kurang Presiden SBY ikut memantau kasus ini melalui jejaring sosial Twitter. Tasripin, 12 tahun, dari Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, harus menghidupi ketiga adiknya. Ibunya sudah meninggal dan ayahnya bekerja di Kalimantan.

Dadan menambahkan, munculnya fenomena Tasripin merupakan bentuk keterlambatan Pemerintah Banyumas dalam menangangi masalah ini. “Logika menunggu laporan dari bawah ini sangat Orde Baru sekali, harusnya pemerintah cepat tanggap untuk segera turun ke bawah,” katanya.

Masih menurut Dadan, semangat solidaritas masyarakat masih tinggi dengan banyaknya bantuan yang datang untuk Tasripin. “Dalam sudut pandang sosiologis, ada dua macam solidaritas yang muncul, yakni solidaritas organik dan solidaritas mekanik,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam kajian sosiologis, solidaritas mekanik mengacu pada masyarakat desa yang sebenarnya memiliki kesadaran yang tinggi terhadap sesama. Dengan solidaritas itu, kata dia, Tasripin dan ketiga adiknya akan tetap bisa hidup karena kesadaran kolektif masyarakat desa yang tinggi.

Sementara solidaritas organik, kata dia, muncul dalam masyarakat perkotaan. “Jika Tasripin tinggal di kota, maka ia akan menjadi gelandangan,” kata dia menambahkan.

Saat ini Tasripin dan ketiga adiknya menginap di hotel di Purwokerto. Mereka menginap di hotel karena rumah mereka sedang direnovasi oleh tentara. “Kuswito (Ayah Tasripin) baru sampai di Surabaya pada pukul 01.00 dini hari, kemungkinan besok akan sampai di Purwokerto,” kata Nasihati, 43 tahun, keluarga dekat Tasripin.

Tasripin bersama adiknya mengaku betah senang tinggal di hotel karena kasurnya empuk. “Tapi sudah pengin pulang ke rumah,” kata Tasripin.

ARIS ANDRIANTO

Topik Terhangat:

Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Kasus Cebongan

Baca juga:

EDISI KHUSUS Tipu-Tipu Jagad Maya

Sunah Rasul Hakim Setyabudi dan Gratifikasi Seks

Sopir Hakim Setyabudi Tak Tahu Suap Seks Bosnya

@SBYudhoyono Follow Artis-artis Ini

Sumber: – http://id.berita.yahoo.com/

Kasus Tasripin Contoh Nyata Kemiskinan Struktural

Kasus Tasripin Contoh Nyata Kemiskinan Struktural

Mencoba menggapai cita-cita | dari sudut kota malang, Corvisier, andre (2007). “a dictionary of military history”, english edition edited, revised and expanded by john childs, translated by chris turner.. Quality audit - wikipedia, the free encyclopedia, Quality audit is the process of systematic examination of a quality system carried out by an internal or external quality auditor or an audit team. it is an important. Yogisuprayogisugandi's weblog, Yogi suprayogi sugandi * pendahuluan. kemiskinan masih menarik perhatian banyak pihak, termasuk para ahli akademik di berbagai bidang kajian. kajian tentang.

Welcome to luta resort toraja, Rooms & rates luta resort toraja is an international standard hotel in toraja with 36 rooms and suites. torajan handicrafts have been used to great effect in all. Prof. dr. hj. syamsiah badruddin, m.si | just another, Kemiskinan dan kesenjangan sosial di indonesia pra dan pasca runtuhnya orde baru. prof. dr. syamsiah badruddin, m.si. a. latar belakang masalah. semenjak gejolak dan. Arisetya, Selama ini, pengajaran apresiasi sastra dinilai masih belum menunjukkan hasil yang memuaskan. kualitas pengajaran sastra dinilai rendah karena sastra hanya diajarkan.

Referensi:
  • mjrsusi.wordpress.com
  • en.wikipedia.org
  • yogisuprayogisugandi.wordpress.com
Rating : 4.5 based on 17 Customer Reviews

Tags: , , , , ,

Category: Berita Terpopuler

About the Author ()

Comments are closed.

You might also likeclose